Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Menikah

134 Views 0 Comment

tes kesehatan pranikah

Menikah merupakan salah satu hal yang sakral. Kamu dan pasangan akan menjalani kehidupan sampai kakek nenek. Puluhan tahun akan kamu lalui dengan pasangan. Oleh sebab itu, diperlukan sebuah pemeriksaan kesehatan yang nantinya akan jadi rujukan di kemudian hari tentang bagaimana kondisi kesehatan pasanganmu. Namun sayangnya tes kesehatan ini sering sekali diremehkan oleh sebagian besar orang.

Kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pra nikah?
Pada dasarnya pemeriksaan kesehatan pra nikah dapat dilakukan kapanpun, namun waktu yang tepat adalah enam bulan sebelum menjelang hari pernikahan. Oleh karena itulah, alangkah baiknya apabila kedua calon mempelai dapat mengetahui kondisi kesehatan pasangan masing-masing, jauh-jauh sebelum menikah.

Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan masalah, dokter akan segera melakukan tindakan pengobatan pada calon mempelai untuk meminimalkan risiko lebih lanjut yang mungkin timbul.

Cakupan Layanan Medical Check Up para Nikah:

  1. Biasanya pemeriksaan pra nikah meliputi pemeriksaan darah rutin dan analisa hemoglobin untuk mengetahui adanya adanya kelainan atau penyakit darah. Sebagai contoh, pemeriksaan Gambaran Darah Tepi dilakukan untuk mengetahui kelainan penyakit darah, seperti thalasemia trait
  2. Laju Endap Darah (LED), untuk mengetahui proses inflamasi (peradangan)
  3. Pemeriksaan golongan darah dan rhesus faktor, untuk mengetahui kemungkinan golongan darah calon bayi. Pemeriksaan golongan darah dan rhesus juga akan berguna bagi calon janin
  4. Pemeriksaan urin lengkap , untuk memantau fungsi ginjal dan penyakit lain yang berhubungan dengan ginjal atau saluran kemih
  5. Pemeriksaan gula darah untuk memantau kemungkinan diabetes mellitus
  6. Pemeriksaan HBsAg untuk mengetahui kemungkinan peradangan hati (Hepatitis B)
  7. Pemeriksaan VDLR/RPR untuk mengetahui adanya kemungkinan penyakit sifilis
  8. Pemeriksaan TORCH untuk mendeteksi infeksi yang disebabkan parasit Toxoplasma, virus Rubella, virus Cytomegalo (CMV), dan virus Herpes yang bila menyerang pada perempuan di masa kehamilan pada janin (cacat janin), dan kelainan prematur

Sumber : Eka Hospital

0 Comments

Leave a Comment